Mencoba untuk menenangkan diri atas semua perlakuanmu kemarin. Mencoba menyadari semua tingkahku, yang mungkin menjadi alasan kau melakukannya.
Sore ini. Masih saja aku bergulat dengan rasa ini, entah apa. Entah berapa banyak pesan yang kau kirimkan. Entah berapa banyak pesanmu yang ku lewatkan. Aku tak mengerti tentang rasa ini. Rasa dimana aku ingin mencoba keluar dari kisah ini, tapi disisi lain aku ingi terus mengukir kisah kita hingga akhir nanti. Entah atas dasar apa aku menangis karena sikapmu? Kecewakah? Marahkah? atau bahkan karena aku terlalu sayang? Yang pasti aku hanya mencoba untuk menata diri. Mencoba untuk menjadi air ketika api itu menyala terlalu besar. Hanya itu. Tapi selalu saja ada satu titik dimana kamu tak pernah mengerti aku, tepatnya rasaku.