Berusaha untuk tegar, ketika perlakuanmu berubah. Ketika perhatianmu tak lagi seperti dulu. menangis dalam hati, itu yang kupilih daripada aku harus meneteskan air mata. Sayangnya, hujan itu membasahi pipiku. Aku tak kuasa menahannya. Aku benar-benar tak mampu dengan hubunganku sekarang ini. Hubungan yang semakin lama semakin membuat kita menjauh. Kamu, kamu seakan sedang manjauhiku. Sejak kapan kamu bilang? Berulang kali kan aku bilang, sejak 19 tahunku itu. Sejak itu, apapun yang kulakuin dan semua kegiatanku menjadi kesalahnku. Dan yang lebih menyakitkan lagi, entah karena sebab apa kamu bilang aku selingkuh. Dan entah karena otakmu sedang error, hingga progammu menuduhku tanpa sebab.
Kaeadan ini masih terus ada, terus berjalan hingga malam itu. Ketika aku masih sanggup untuk bertahan, masih sanggup untuk berusaha untuk menjadi dewasa tanpa bantuanmu. Dan, bukan aku lelah, apalagi mengeluh. Aku hanya sedang ingin memperbaiki semuanya, semuanya seperti dulu. Ketika aku menjadi alasanmu untuk tersenyum. Menjadi alasanmu untuk kembali kekota dimana kita dipersatukan dulu.
15 April, aku nggak bisa buat terus-terusan diem. Aku mencoba untuk bicara baik-baik sama kamu. Nyatanya, tanggapnmu nihil. Hingga perdebatan itu terjadi. Aku menangis, aku tak ingin tangisan itu ada apalagi karena alasan kamu. Dan mungkin karena, aku lelah dengan sifat kekanak-kanakanku. Aku memintanya untuk sekedar berdiam diri, sekedar "BREAK" untuk saling intropeksi diri. Sayangnya, niatan baikku malah disalah artikan. Kamu memintaku untuk menjauh dari kamu, memintau untuk pergi dari hidupku. Benar benar tamparan hebat buat aku. Kamu tau, besok 16 April? Kamu tau itu anniversary tahun pertama kita? Dan sayangnya, kamu malah memintaku untuk pergi.
Aku menangis, mencoba untuk menata diri lagi. Mencoba unutuk tetap bisa tersenyum saat kuliah besok. Bagi ku, permintaanmu itu kado 19 tahunku dan kado first anniversary kita. Dan benar-benar tak kan terlupakan. Terimakasih untuk rasa yang tak kan pernah hilang ini terlebih untuk luka ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar